Menpora Amali Terima Kunjungan Menteri Singapura Alvin Tan, Bahas Kerja Sama yang Sempat Terhenti Akibat Pandemi Covid-19

By Abdi Satria


nusakini.com-Jakarta- Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menerima kunjungan Menteri Kebudayaan, Komunitas, Kepemudaan, Perdagangan dan Industri Singapura, Alvin Tan di Kemenpora, Jakarta, Selasa (19/7).

Menpora Amali menyampaikan, pertemuan ini membahas tentang rencana kerja sama bilateral dua negara. Kerja sama ini, menurut Menpora Amali sempat terhenti akibat pandemi Covid-19. Sehingga, rencana kerja sama yang sebelumnya sudah terjadwal akan dilakukan kembali.

“Saya menerima kedatangan Menteri dari Singapura (Alvin Tan), dan kita membicarakan tentang kerja sama antara Indonesia dengan Singapura yang dulunya ada tetapi terhenti akibat pandemi,” kata Menpora Amali.

Lebih lanjut, Menpora Amali menerangkan, kerja sama terkait kepemudaan bahkan olahraga akan segera dilakukan. “Ini akan kita lanjuti lagi dan mudah-mudahan bisa cepat terealisasi,” ujar Menpora Amali.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan, Komunitas, Kepemudaan, Perdagangan dan Industri Singapura, Alvin Tan menyampaikan terima kasih atas pertemuan yang dilakukan hari ini. Alvin Tan mengatakan, kehadirannya mewakili Singapura dalam Konferensi Tingkat Tinggi Youth 20 (KTT Y20).

“Terima kasih banyak bapak Menteri (Menpora). Saya sangat senang berada disini mewakili Singapura untuk Y20, yang mana tuan rumahnya adalah Indonesia. Singapura sangat bangga menjadi bagian diskusi ini,” kata Alvin Tan.

Dia kemudian memastikan Singapura akan ikut serta dalam ajang ASEAN Para Games 2022 di Solo. Dia juga menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

“Kami juga sangat ingin berpartisipasi dan mengirimkan kontingen untuk ASEAN Para Games di Solo. Kami juga mengucapkan selamat kepada bapak menteri atas terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20,” jelasnya.

Kemudian, Alvin Tan berharap Singapura dan Indonesia kedepan memiliki hubungan yang lebih baik lagi, khususnya dibidang kepemudaan dan olahraga.

“Kami berbicara bagaimana membangun pertukaran generasi pemuda, masa depan pekerjaan, serta keberlanjutan dan perubahan iklim,” pungkasnya.(rls)